Kamis, 17 Oktober 2013

Pengaruh Pupuk Kandang Terhadap Perkembangan Kecambah Kacang


BAB I
PENDAHULUAN

1.      Latar Belakang Penelitian
1.1 Kacang Tanah
Kacang tanah atau bahasa ilmiahnya Arachis hypogaea L merupakan tanaman polong-polongan atau legum dari famili Fabaceae. Kacang ini banyak dibudidayakan di Indonesia, dan merupakan kacang terpenting kedua setelah kacang kedelai. Di beberapa daerah di Indonesia, kacang tanah memiliki beberapa sebutan, di antaranya : kacang una, kacang jebrol, kacang bandung, kacang tuban, kacang kole, dan masih banyak lagi. Kacang ini memiliki ciri fisik tanaman berupa tanaman perdu setinggi 30 hingga 50 cm dan berdaun kecil.Kacang tanah kaya dengan lemak, mengandungi protein yang tinggi, zat besi, vitamin E dan kalsium, vitamin B kompleks dan Fosforus, vitamin A dan K, lesitin, kolin dan kalsium. Kandungan protein dalam kacang tanah adalah jauh lebih tinggi dari daging, telur dan kacang soya.

1.2 Pupuk Kandang
Pupuk kandang ialah olahan kotoran hewan, biasanya ternak, yang diberikan pada lahan pertanian untuk memperbaiki kesuburan dan struktur tanah. Pupuk kandang adalah pupuk organik, sebagaimana kompos dan pupuk hijau. Zat hara yang dikandung pupuk kandang tergantung dari sumber kotoran bahan bakunya. Pupuk kandang ternak besar kaya akan nitrogen, dan mineral logam, seperti magnesium, kalium, dan kalsium. Pupuk kandang ayam memiliki kandungan fosfor lebih tinggi. Namun demikian, manfaat utama pupuk kandang adalah mempertahankan struktur fisik tanah sehingga akar dapat tumbuh secara baik.


2.    Rumusan Masalah
Perumusan masalah yang akan dibahas sebagai berikut :
1.        Bagaimana perbedaan panjang batang antara kecambah kacang tanah yang menggunakan pupuk kandang dengan yang tidak menggunakan pupuk?
2.        Apa saja peranan pupuk kandang terhadap pertumbuhan kecambah kacang tanah?
3.        Apa saja pengaruh pupuk kandang dalam pertumbuhan kecambah kacang tanah?

3.    Hipotesis
Pupuk kandang dapat mempercepat pertumbuhan kecambah kacang tanah. Tetapi jika dipakai berlebihan justru akan membuat tanaman busuk dan mati, karena kelebihan nutrisi yang terdapat dalam pupuk kandang tersebut. Tetapi pada dasarnya manfaat utama pupuk kandang adalah mempertahankan struktur fisik tanah sehingga akar dapat tumbuh secara baik.

4.        Tujuan Penelitian
            Dalam pembuatan penelitian ini penulis mempunyai beberapa tujuan antara lain:
4.1Tujuan Umum
Untuk memenuhi tugas mata pelajaran biologi tahun ajaran 20013/2014
4.2  Tujuan Khusus
4.2.1 Untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang terhadap pertumbuhan kecambah kacang tanah.
3.2.2  Untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan batang kecambah kacang tanah  yang diberi pupuk kandang dan yang tidak diberi pupuk.





BAB II
METODE PENELITIAN

1.      Alat dan Bahan
1.1  Alat
Alat yang digunakan dalam percobaaan dan penelitian pertumbuhan kecambah kacang tanah adalah sebagai berikut:
1.1.1    2 buah gelas ukuran besar, sebagai tempat untuk menanam.
1.1.2         Penggaris, untuk mengukur tinggi batang kecambah kacang tanah.
1.1.3         Gayung, untuk menyiram tanaman.
1.1.4    Alat tulis.

1..2 Bahan
Bahan yang digunakan dalam percobaaan dan penelitian pertumbuhan kecambah kacang hijau adalah sebagai berikut: :
1.2.1      Bahan yang digunakan yaitu 10 biji kacang tanah, dengan ukuran dan berat yang hampir sama.
1.2.2      Tanah, sebagai media tanam.
            1.2.3      Air untuk menyiram tanaman

2.      Cara Kerja
2.1.     Pertama-tama kita siapkan semua alat dan bahan yang diperlukan.
2.2.     Rendam biji kacang hijau dalam air kurang lebih 1 jam.
2.3.     Kemudian tiriskan biji kacang hijau yang telah direndam tersebut.
2.4.      Pilihlah biji kacang hijau yang ukurannya lebih besar dan lebih tua.
2.5.     Siapkan 2 buah gelas plastik berukuran besar yang telah dilubangi, lalu isi setiapgelas tersebut dengan tanah.
2.6.     Lalu tanamkan 2 biji kacang hijau pada setiap gelas dengan beraturan agar mudah saat mengambil data.
2.7.       Berikan pupuk kandang pada biji yang telah ditanam.
2.8.      Beri nomor disamping gelas secara berurutan pada setiap biji kacang tanah tersebut.
2.9.      Amatilah perkembangan dan pertumbuhan yang terjadi pada setiap biji kacang tanah tersebut satu minggu.
2.10.  Terakhir, catatlah panjang batang kecambah kacang tanah tersebut.

3.      PelaksanaanPenelitian
Adapun waktu dan tempat penelitian yang digunakan penulis untuk meneliti pengaruh pemupukan pada pertumbuhan tanaman kacang hijau, pada:
Hari/ tanggal   : Kamis, 01 Agustus 2013 s.d. Rabu, 07 Agustus 2013
Waktu             : Setiap hari
Tempat            : Di Desa Pagiyanten Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal
           
4.      Cara Pengambilan Data
4.1     Kacang merah A : Tidak diberi pupuk.
4.2     Kacang merah B : Diberi pupuk kandang.
a.         Variabel bebas : Pupuk kandang.
b.        Variabel terikat : Perubahan yang terjadi pada tanaman dalam segi tinggi batang.
c.         Variabel kontrol : Pemberian air, jenis biji, media tanam, intensitas cahaya dan waktu penyiraman.









BAB III
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

1.      Pengolahan Data

a. Gelas A (tanpa pupuk)
Hari ke -
Biji kacang tanah ke -
Rata-rata
1
2
3
4
5
1
-
-
-
 -
-
2
0,4
0,4
0,3
0,35
0,5
0,39
3
1,7
1,8
1,6
1,7
2
1,76
4
3
3,5
2,8
3,2
4
3,3
5
8,2
8,4
6
7,8
9,1
7,9
6
10,1
10,7
8,3
9,7
11
9,96
7
15,6
15,9
13,2
14,1
16,2
15
Jumlah Rata-rata
5,47286

b.    Gelas B (diberi pupuk kandang)
Hari ke -
Biji kacang tanah ke -
Rata-rata
1
2
3
4
5
1
-
-
-
 -
 -
-
2
0,5
0,6
0,5
0,4
0,4
0,48
3
2,2
2,4
2,1
2
1,9
2,12
4
4
4,2
3,8
3,5
3,3
3,76
5
9,8
10
9,2
8,8
8,7
9,3
6
12
13,3
11,8
11,3
11
11,88
7
17,5
18
17
16,9
16,6
17,2
Jumlah Rata-rata
6,39143




Dari hasil pengamatan di atas, terdapat 1 hal yang menjadi objek pengamatan, yaitu panjang batang kecambah kacang tanah. Bertambahnya panjang batang kecambah kacang tanah merupakan bukti dari berlangsungnya pertumbuhan dan perkembangan.
Dalam proses pertumbuhan dan perkembangan, diperlukan beberapa faktor. Baik faktor luar maupun dalam. Dalam hasil percobaan ini faktor nutrisi, khususnya pemakaian pupuk kandang merupakan faktor yang dipakai untuk percobaan. Dalam hal ini, percobaan yang dilakukan adalah untuk membuktikan bilamana pemakaian pupuk kandang mempengaruhi pertumbuhan kecambah kacang tanah.

Gelas A
Pada gelas A, terlihat bahwa panjang batang kecambah kacang tanah relatif lebih lama tumbuh dibandingkan dangan kecambah pada galas B. Hal ini dikarenakan kurangnya nutrisi tambahan yang dibutuhkan kecambah tersebut.
Gelas B
Pada gelas B, terlihat bahwa panjang batang kecambah kacang tanah relatif lebih cepat tumbuh dibandingkan dangan kecambah pada galas A. Hal ini dikarenakan adanya nutrisi tambahan yang diperoleh kecambah tersebut dari pupuk kandang yang dapat mempercepat pertumbuhan kecambah kacang tanah.

2  Analisa Data
Pemberian pupuk kandang terhadap kecambah kacang tanah dapat mempercepat pertumbuhan kecambah tersebut karena mengandung nitrogen, dan mineral logam, seperti magnesium, kalium, dan kalsium yang diperlukan tumbuhan. Akan tetapi, bila pemberian pupuk terlalu banyak atau kelebihan batas, maka akan menyebabkan tumbuhan kelebihan nutrisi yang mengakibatkan tumbuhan busuk dan akhirnya mati.






















BAB IV
PENUTUP

1.      Kesimpulan
Dari pengamatan data diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa pupuk kandang mempengaruhi pertumbuhan kecambah kacang tanah. Kecambah yang diberikan pupuk kandang akan lebih cepat tumbuh dibandingkan dengan kecambah yang tidak diberi pupuk. Karena itu, pemberian pupuk kandang terhadap tumbuhans angatlah perlu. Akan tetapi, perlu diperhatikan takaran penggunaan pupuk tersebut.
2.      Saran
Melalui penelitian yang telah dilakukan diharapkan adanya penelitian lebih lanjut. Oleh karena itu saran-saran yang dapat diberikan antara lain sebagai berikut:
1. Untuk memperoleh hasil yang representatif, hendaknya dilakukan penelitian lebih lanjut.
2.  Untuk mengungkapkan lebih banyak informasi mengenai pengaruh pupuk kandang terhadap perkecambahan kacang tanah, dapat digunakan tanaman yang berbeda dengan penelitian penulis sekarang ini.
3.   Pengungkapan pengaruh pupuk kandang terhadap perkecambahan kacang tanah, tidak terbatas pada tinggi tanaman, tetapi bisa mengukur jumlah daun yang dihasilkan, diameter batang, ataupun pengukuran yang lain.









LAMPIRAN

             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman

Translate

Pages - Menu